info@citraglobal.com

08179800163

Jl. H. Naman Komplek DDN Blok A17 Bintara Jaya,Bekasi Barat 17136

CItra Global Consulting

Citra Global Consulting

cgctaxconsulting.com

+6281802265000

Jl. H. Naman Komplek DDN Blok A17 Bintara Jaya,Bekasi Barat 17136

cgctaxconsulting.com

+6281802265000

Pembuatan Laporan Arus Kas (Cash Flow)

Pembuatan Laporan Arus Kas

Cash Flow atau Arus Kas adalah istilah untuk menggambarkan aliran uang masuk dan keluar dalam suatu perusahaan atau dalam konteks pribadi. Menurut Harvard Business School, Cash Flow adalah saldo bersih uang tunai yang masuk dan keluar dalam periode tertentu.

Apa Itu Cash Flow?

Cash Flow merupakan salah satu komponen penting dalam laporan keuangan perusahaan dan juga merupakan salah satu dari lima jenis laporan keuangan, yaitu neraca, laba rugi, perubahan modal, dan catatan atas laporan keuangan.

Biasanya, Cash Flow direkam dalam dokumen keuangan yang memberikan analisis terperinci tentang pergerakan uang tunai dalam bisnis selama periode waktu tertentu. Dokumen tersebut mencatat berbagai transaksi yang menghasilkan pemasukan atau pengeluaran uang tunai, serta melakukan perhitungan saldo awal dan akhir.

Cash Flow dapat berupa positif atau negatif. Cash Flow positif menunjukkan bahwa perusahaan memiliki lebih banyak uang yang masuk daripada keluar, sedangkan Cash Flow negatif menunjukkan sebaliknya.

Uang yang masuk dalam Cash Flow disebut sebagai cash inflow, sedangkan uang yang keluar disebut sebagai cash outflow.

Lihat Juga : Neraca

Jenis-jenis Cash Flow

Dalam dunia bisnis, ada tiga jenis cash flow yang perlu kamu ketahui, yaitu:

  1. Cash Flow Operasional

Cash flow operasional mengacu pada jumlah uang tunai bersih yang perusahaan hasilkan dari kegiatan operasional. Bagi perusahaan yang sedang tumbuh dan berkembang, cash flow positif sangat penting untuk menjaga pertumbuhan bisnis.

  1. Cash Flow Investasi

Cash flow investasi mengacu pada jumlah uang tunai bersih yang hasilnya dari kegiatan investasi perusahaan, seperti investasi dalam saham, pembelian aset fisik seperti peralatan atau properti, atau penjualan aset. Pada perusahaan yang sehat dan aktif berinvestasi, angka ini seringkali negatif.

  1. Cash Flow Pembiayaan

Cash flow pembiayaan merujuk pada pergerakan uang tunai antara perusahaan dengan investor, pemilik, atau kreditur. Ini adalah jumlah uang tunai bersih yang hasilnya untuk membiayai perusahaan dan mungkin meliputi pembayaran hutang, ekuitas, dan dividen.

Dalam menjalankan bisnis, penting untuk memahami dan mengelola ketiga jenis cash flow ini dengan baik agar perusahaan dapat beroperasi secara efisien dan berkelanjutan.

Lihat Juga : Laporan Laba Rugi

Metode Pembuatan Cash Flow

  1. Pendekatan Langsung
    Metode ini digunakan untuk menyusun laporan tersebut dengan mengelompokkan kegiatan operasional ke dalam berbagai kategori. Dalam metode ini, aktivitas operasional dibagi berdasarkan jenis beban seperti utang dan bunga, penyusutan, sewa, gaji, dan lain-lain.
  2. Pendekatan Tidak Langsung
    Metode ini berfokus pada perbedaan antara laba bersih dan arus kas dari aktivitas operasional, dengan memperhatikan perbedaan antara laba bersih yang dihasilkan dari kegiatan operasional dengan arus kas yang dihasilkan dari kegiatan tersebut.

Cara Membuat Cash Flow

  1. Tentukan Saldo Awal
    Untuk membuat cash flow usaha, langkah pertama adalah menentukan saldo awal. Ini berarti jumlah uang yang ada di awal laporan arus kas. Agar lebih mudah, pisahkan keuangan bisnis dan pribadi dengan menggunakan rekening yang berbeda. Misalnya, satu rekening untuk uang usaha dan satu rekening lagi untuk pemasukan dan pengeluaran pribadi.
  2. Hitung Arus Kas Operasional
    Langkah selanjutnya adalah menghitung arus kas operasional. Ini adalah uang yang diperoleh dari operasi bisnis, seperti layanan, penggajian, pemasaran, dan lain-lain.
  3. Hitung Arus Kas Investasi
    Langkah berikutnya adalah menghitung arus kas investasi. Ini melibatkan penggunaan uang dalam jangka panjang, seperti pembelian atau penjualan aset tetap seperti properti, pabrik, atau peralatan.
  4. Hitung Arus Kas Pendanaan
    Cash flow pendanaan adalah bentuk pembiayaan di mana pinjaman yang diberikan kepada perusahaan didukung oleh arus kas yang diharapkan. Ini berguna bagi perusahaan yang menghasilkan uang tunai dari penjualan mereka, tetapi tidak memiliki banyak aset fisik sebagai jaminan.
  5. Menentukan Saldo Akhir
    Salah satu cara sederhana untuk membuat cash flow adalah dengan menentukan saldo akhir. Umumnya, saldo akhir dari laporan arus kas akan sama dengan jumlah uang tunai yang tercantum di neraca perusahaan. Setelah arus kas dari aktivitas bisnis utama tercatat, Anda dapat menentukan saldo akhir uang tunai.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top